Tentang atlet ini.
Tan Chin Hoat adalah seseorang pemain kesebelasan Surabaya pada era 1925 - 1935. Ia seorang bek-kiri Kesebelasan Surabaya yang terkenal pada zaman itu, disaat permainan sepak bola sedang dilakukan perubahan tentang peraturan offside. Tan Chin Hoat disegani karena kedua kakinya dapat menendang sama baiknya (trapvast), dia cepat menyerobot lari musuhnya dan tangkas merampas bola pada saat yang genting di depan gawang. Sebagai bek, Tan Chin Hoat juga ahli dalam memainkan bola dengan kepalanya. Selain sebagai bek-kiri, Tan Chin Hoat juga bisa bermain di bagian depan. Pada tahun 1938, ia bermain sebagai pemain sayap kiri dari Kesebelasan Tionghoa-Surabaya. Kemudian tempatnya sebagai bek-kiri berangsur digantikan oleh Roerich dan Siauw Tjhong. Tan Chin Hoat juga pernah membela nama Kesebelasan NIVB (Indonesia) 1934 dalam pertandingan Olimpiade Timur Jauh di Manila. Waktu itu, Tan Chin Hoat bermain bek-kiri bersama-sama dengan Denkelaar sebagai kawannya. Di waktu pertandingan di Manila itu, mulai kelihatan kelambatan bergerak dari Tan Chin Hoat, walaupun sampai tahun 1935 tempat back-kiri dalam Bondselftal Surabaya masih didudukinya. Kemudian sejak tahun 1936 muncul nama pemain muda seperti Samuels, Roerich, Huwae, Tik Kwie yang menggantikannya pada tempat bek itu. Tan Chin Hoat dari 1930 sampai 1932 bermain back bersama dengan Boyer dan pada tahun 1933-1935 bersama-sama dengan Lulu Baumgarten. Kemudian muncul backstel yang tidak kurang masyhurnya di Surabaya, yaitu Samuels-Roerich sampai 1938 dan Samuels-Siauw Tjhong 1939-1941. Tan Chin Hoat kini menjadi salah seorang wasit PSSI yang terkemuka dan seorang pelatih yang mendidik putranya sendiri, Liong Houw tentang sepak bola.
Bagaimana skor terurai.
Tampilkan input mentah.
Show inputs
Data live sedang dihitung. Sumber gate-2 men-scrape ulang signal untuk kohort top_1k mingguan; selama window itu, tabel ini menampilkan struktur sub-komponen tanpa nilai aktual. Selesai estimasi W3-9.
| Follower IG / TikTok / YouTube | Data sedang dihitung | — / 12 |
| Pageviews Wikipedia 7 hari | Data sedang dihitung | — / 8 |
| Indeks Google Trends 30 hari | Data sedang dihitung | — / 5 |
| Cross-platform amplification | Data sedang dihitung | — / 5 |
| Sentimen IndoBERT media massa 30 hari | Data sedang dihitung | — / 10 |
| Frekuensi mention media massa lokal | Data sedang dihitung | — / 8 |
| Halo dari event nasional | Data sedang dihitung | — / 4 |
| Diaspora flag bonus | Data sedang dihitung | — / 3 |
| Window event (multiplier ≤ 1.5×) | Data sedang dihitung | — / 8 |
| Tren skor 30 hari | Data sedang dihitung | — / 8 |
| Aktivitas timnas atau klub liga utama | Data sedang dihitung | — / 5 |
| Recent media spike | Data sedang dihitung | — / 4 |
| Tingkat kompetisi (liga / turnamen) | Data sedang dihitung | — / 8 |
| Statistik dasar relevan posisi / disiplin | Data sedang dihitung | — / 6 |
| Medali atau gelar resmi | Data sedang dihitung | — / 4 |
| Konsistensi 12 bulan | Data sedang dihitung | — / 2 |
Audit penuh menyertakan input_series_ids[] + input_timestamps[] per skor, disimpan di tabel kiprah_scores. Lihat metodologi §8 untuk skema lengkap.
Trajectory & social presence.
0
0
+0
Karier & narasi aktif.
Tidak ada arc aktif. Narrative detection aktif setelah PR P5 (GDELT GKG cluster).
Belum ada sponsor aktif tercatat.